Postingan

Menampilkan postingan dengan label air terjun

PESTA PORA ANGIN DAN HUJAN DI PELAWANGAN SEMBALUN

Gambar
Danau Segara ANak, Gunung Anak Baru Jari, Gunung Agung nun jauh di batas cakrwala, 3 gili       Kebahagian sejati adalah mengapai puncak 3726 mdpl yang begitu indah, berdiri di atas awan bernaungkan langit kelabu,  mentari ntah kemana bersembunyi di balih mega tebal, padahal tadi sempat menciptakan pelangi yang begitu memukau di atap Istana Dewi Anjani. Sayang di sayang, harapan tinggal harapan, mentari sepertinya masih enggan hadir hari ini. Keadaan diperparah dengan perlahan namun pasti angin mulai membelai manja wajah kami. Temperatur semakin turun, argghhh, tiba-tiba kami merindu hangatnya sinaran mentari pagi, yang tersenyum muanis. Dingin mulai tak bisa ditahan oleh jaket gunung kami, meski puncak milik kami bertiga, kami bebas mau photo gaya apa saja dengan plat-plat yang menandakan "ATAP NTB Gn. RINJANI 3726 mdpl." Aku  berharap Ioni membawa kompor gunung beserta teko dan cangkir plus kopi, agar bisa menikmati secangkir kopi hangat sembari mata...

Biak Surga Atas Bawah

Gambar
sesi Jumping ala Pak Tris and Mbak Nina Di biru nya samudra Pacifik Pantai Wari Taken by Mbak Yanti Biak adalah sebuah pulau kecil di teluk Cendrawasih, di utara pesisir Papua. Biak merupakan pulau terbesar diantara gugusan pulau-pulau kecilnya, memiliki banyak atol, pasir timbul alias gosong dan terumbu karang. Biak terbagi dua kabupaten sebelah Timur kabupaten Biak Numfor dan wilayah Barat kabupaten Supiori. Biak sendiri di keliling lautan Yang mana sebelah utara berbatasan dengan samudra Pasifik, sebelah Selatan dengan selat Yapen, sebelah Timur dengan Samudra Pasifik , dan sebelah Barat dengan Selat Womai.  photo by blog Andhalang Saat perang dunia II pecah, pula Biak oleh pasukan imperial Jepang di bangunlah lapangan udara, yang kini dikenal dengan lapangan terbang Frans Kaisiepo. Lapangan udara ini menepati urutan ke empat sebagai bandara yang memiliki landasan pacu terpanjang di Indonesia, setelah Bandara Hang Nadim Batam, Kualanamu Medan, dan Soeta Tanggeran...

CATALINA Si Angggun yang Tertidur Di Birunya Perairan Biak Papua

Gambar
Pilot Catalina Mas Miko Siapa yang tak kenal pulau Biak, pulau di kala masa perang dunia ke 2 begitu terkenal, Bahkan bisa dikatakan Kota perekonomian bagi Papua. Di masa keemasannya Biak menjadi pusat pemerintahan   Penjajahan Japan di Indonesia. Bandara  Frans Kasiepo sepanjang 5 km Lebih menjadi  bukti , betapa pentingnya Biak bagi kolonial Japan. Bandara ini di awal kemerdekaan  menjadi bandara transit ke America Oleh   Garuda air, namun sayang sejak Garuda air menghentikan penerbangan jarak Jauh ke America,  Kota Biak tak seramai dan sesibuk dahulu kala. Puing puing sejarah yang Tersisa menjadi saksi sibuk Kota Biak di masa silam. Salah satunya adalah Pesawat tempur Catalina buatan America, di  produksi Consolidate aircraft antara tahun 1930-1940. Catalina adalah Pesawat multi role yang di Lengkapi bom, terpedo dan senapan angin.    Tak banyak sejarah yang mengungkapkan mengapa Catalina bisa tertidur lelap  di perairan Biak,...